Penggunaan AC (Air Conditioner) sudah cvtogel menjadi kebutuhan utama di banyak rumah, kantor, hingga toko di Indonesia, terutama saat musim kemarau atau cuaca sedang panas-panasnya. Namun, meskipun AC membantu memberikan kenyamanan, banyak orang tidak sadar bahwa penempatan benda-benda di sekitar atau tepat di bawah AC bisa mempengaruhi efisiensinya. Bahkan, kesalahan ini bisa menyebabkan tagihan listrik membengkak secara drastis!
Nah, berikut ini adalah empat benda yang sebaiknya tidak kamu taruh di bawah AC, karena bisa membuat kerja AC jadi lebih berat dan konsumsi listrik pun meningkat.
1. Perabotan Berbahan Kain atau Sofa Tebal
Mungkin tanpa sadar kamu menaruh sofa empuk atau kursi berbahan kain tepat di bawah AC. Padahal, ini bisa menjadi masalah besar! Bahan kain atau busa pada perabotan seperti sofa akan menyerap udara dingin yang keluar dari AC, sehingga suhu ruangan secara keseluruhan tidak terasa sejuk.
Akibatnya, sensor AC akan terus “merasa” bahwa ruangan masih panas, sehingga kompresor akan terus bekerja tanpa henti. Inilah yang membuat konsumsi listrik naik drastis. Selain boros listrik, hal ini juga memperpendek usia AC karena kerjanya terus-menerus tanpa jeda.
baca juga: mau-beli-rumah-under-rp-1-miliar-di-jakarta-begini-kondisi-dan-luasnya
2. Tanaman Hias
Tanaman hias memang menambah estetika ruangan dan menyegarkan suasana, tapi meletakkannya di bawah AC adalah keputusan yang salah. AC yang menyemburkan udara dingin secara langsung bisa menyebabkan tanaman cepat layu dan mati, apalagi tanaman tropis yang butuh kelembapan tinggi.
Selain itu, kelembapan dari tanah atau pot tanaman bisa mengganggu kinerja sensor suhu pada AC, sehingga pembacaan suhu jadi tidak akurat. Efeknya, AC akan bekerja lebih keras untuk mencapai suhu ideal, dan lagi-lagi tagihan listrik pun ikut naik.
3. Elektronik Seperti TV atau Komputer
Banyak orang menempatkan televisi atau komputer di bawah AC dengan alasan biar lebih sejuk saat digunakan. Padahal, ini justru bisa menciptakan dua masalah: pertama, elektronik bisa rusak karena perubahan suhu yang ekstrem. Kedua, perangkat elektronik menghasilkan panas, dan panas ini akan terdeteksi oleh AC sebagai peningkatan suhu ruangan.
Akibatnya, AC akan terus bekerja untuk menurunkan suhu, padahal itu hanya karena adanya panas lokal dari perangkat elektronik. Ini tentu tidak efisien dan bisa menambah beban listrik secara signifikan.
4. Perabot Tinggi atau Rak Buku
Meletakkan rak buku tinggi atau lemari besar tepat di bawah AC bisa menghalangi aliran udara dingin ke seluruh ruangan. Akibatnya, ruangan tidak terasa sejuk secara merata. Sensor AC pun akan terus menganggap suhu belum cukup dingin dan memaksa kompresor bekerja terus-menerus.
Selain itu, udara dingin yang hanya terpusat di area atas lemari atau rak membuat fungsi AC menjadi sia-sia. Aliran udara sejuk seharusnya menyebar merata ke seluruh ruangan, bukan tertahan di satu titik.
Kesimpulan: Posisi AC dan Sekitarnya Itu Penting!
Penempatan benda-benda di bawah AC bukan cuma soal estetika, tapi juga berpengaruh langsung pada kinerja AC dan tagihan listrikmu. AC yang bekerja terlalu keras tidak hanya membuat konsumsi energi membengkak, tapi juga bisa memperpendek umur unitnya.
Jika ingin hemat listrik dan AC lebih awet:
-
Pastikan area di bawah AC tidak tertutup atau terhalang.
-
Hindari menempatkan benda-benda yang menyerap udara dingin atau menghasilkan panas.
-
Gunakan pengaturan suhu yang sesuai dan rutin bersihkan filter AC agar aliran udara tetap lancar.
Dengan penempatan yang tepat dan perawatan rutin, kamu bisa menikmati udara sejuk tanpa perlu khawatir dengan tagihan listrik bulanan yang bikin kaget!
sumber artikel: www.tenistylevenda.com
